Yogyakarta- Tidak lama lagi Universitas Gadjah Mada akan memiliki bangunan Mardliyyah Islamic Center (MIC), yang letaknya berdekatan dengan RSUP Dr. Sardjito dan merupakan pengembangan dari Bangunan Masjid Mardliyyah. Peresmian pembangunan MIC ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UGM, Rektor UGM, Takmir Masjid Mardliyyah, dan Pejabat BUMN RI.
Masjid Mardliyyah ini pertama kali dibangun pada Tahun 1968, kondisi saat ini sudah tidak mampu lagi menampung perkembangan aktifitas jamaah, sehingga perlu dilakukan pengembangan pada bangunan masjid tersebut, meliputi infrastruktur dan fungsinya. Pembangunan MIC akan didanai dari konsorsium 14 BUMN di Indonesia sebagai bentuk CSR yang didedikasikan bagi pendidikan, UGM, dan Ummat.

Pada pertemuan ke-11 (4/4) peserta pelatihan berkesempatan belajar dengan Chennal Breen yang berasal dari Amerika Serikat tepatnya California. Chennal merupakan mahasiswa S2 program CRCS (Center for Religious and Cross-Cultural Studies) di UGM. Chennal menyampaikan materi dengan santai dan mudah dipahami oleh peserta pelatihan. Peserta terlihat sangat antusias dan menikmati sesi tersebut bahkan diselingi dengan canda tawa.
